“Angin telah menghapus serpihan hidupku. Mengubah
semua yang ada dalam diriku. Menghapus segala memori tentang dirimu. Yang telah
membuat hatiku kelabu..”
Pandangan mata
itu. Membuat mataku terpaku dan terus memandang kearahmu. Tak sengaja. Sungguh
tak sengaja! Aku tak bermaksud untuk menatapmu. Aku sudah mencoba untuk
menghindari tatapan mata itu. Dengan menjaga hijab, hingga aku mematenkan
jilbab dan benar benar menjaga batasan batasan antara ikhwan dan akhwat.
Kau memanggilku.
Dan aku tak sempat untuk menghindari tatapanmu. Dan sejak itulah kau sering
mengontakku. Pesan singkat yang isinya “bagaimana kabar mu?” sering sekali
masuk ke handphone ku.
Kau bukan anak
Rohis. Aku tak mungkin menyalahkanmu, atau murabbi yang biasa mementor anak
rohis Ikhwan. Aku tahu, kau belum mengerti betul arti hijab. Kau belum
mengetahui persis apa pentingnya menahan pandangan. Kau bahkan belum mengerti
apa sebabnya aku tiba-tiba menjauh.
Aku bingung! Aku
benar-benar bingung! Hingga akhirnya aku putuskan untuk tak lagi membalas
seluruh pesan singkat yang kau kirim. Dan aku menutup diriku hingga aku hampir
tak dapat lagi melihat rupa mu.
Oke! Memang! Aku
akui. Aku pernah mengagumimu.
Kau tahu?
Bagaimana rasanya menjadi seorang akhwat? Seorang akhwat sepertiku memang mudah
terbawa perasaan. Sulit untuk menghindari itu. Dan itulah yang membuat kami
istimewa. Kau menulis kata itu, dan perasaanku mendadak lain. Sepertinya
perasaan fitrah itu muncul dalam jiwaku. Kau tahu rasanya? Andai kau tahu
bimbangnya aku saat itu.
Aku memutuskan
untuk lebih menutup diriku dari semua hal tentangmu. Aku takut kalau aku tak
dapat menghentikan rasa itu. Aku tak ingin menjadi seorang Akhwat yang
terlumpuhkan cinta. aku tak ingin itu terjadi pada diriku ini!
Afwan. Karna aku
pernah mencintaimu. Afwan karna kau pernah ada dalam pikiranku. Afwan karna aku
pernah mengagumimu. Afwan. Afwan Akhi..
Sungguh, ini
semua bukan keinginanku. Afwan. Sekarang aku kan coba untuk tak lagi
memikirkanmu. Afwan karna aku penah menyukaimu! Afwan Akhi!!
afwan karna cuma bisa iseng-isengan ngepost ini.
BalasHapusadeeeeeuh siapa tuh ?
BalasHapus