Kamis, 29 Desember 2011

hijab de'!

hari terakhir LKO. ya, pelatihan organisasi, kepemimpinan dan kerohanian. kami disuruh membuat sebuah acara diadakan, istilahnya roll play. jadi, itu adalah simulasi persiapan sampai evaluasi di lapangan. memang, ini tak asing bagiku. karena aku juga sudah pernah mengikuti LKO tahun sebelumnya, namun belum menjadi penanggung jawab sepenuhnya. ya, angkatan as-shaff 2010. 

sekarang kami mendapat kesempatan untuk naik tingkat ke as-sabaqin. beban dan amanatnya juga semakin berat saja tentunya. di hari sebelum nya (kemarin) kita sempat rapat bersama adik-adik as-shaff lainnya. sepertinya seluruh peserta as-shaff menganggapnya ini hanya sebuah 'permainan' dan seru-seruan. ya, wajar. namanya juga anak kelas satu. (walaupun bukan satu SD) --"

acara berlangsung lancar. sampai akhirnya ada tim Evaluator yang meng-evaluasi pekerjaan kita selama satu hari ini. suasana amat mencekam. hampir seluruh bagian dari kelompok kami merasakan ketegangan itu. kami sadar, pasti kami akan di tanya soal acara tadi.

"inget HIJAB de'!" ucap kakak evaluator. aku sadar, aku sendiri tadi kurang menjaga hijab. apalagi anak-anak as-shaff. aku berfikir sejenak ... kerja bareng salah, kerja sendiri-sendiri salah ... tapi, masih ada saja rasa bersalah dihati.

dapat aku simpulkan sekarang, maksud kakak evaluator itu apa.. kita harus menjaga ukhwah diantara sesama, namun kita juga harus memerhatikan batasan batasan yang wajar dan telah ditentukan bagi setiap muslim. kini aku jadi mengerti, kenapa kakak-kakak diatasku dapat berorganisasi dengan baik dan hijab yang tetap terjaga. terima kasih kak! kami akan berusaha untuk membuat organisasi ini lebih baik lagi.

'kami adalah benih benih unggul yang siap ditanam di bawah sinar mentari yang panas. kami adalah kapal laut yang tak bersedih dengan semua karang yang menerjang, namun mengarunginya dengan rasa optimis'

Allahuakbar!!


Rabu, 28 Desember 2011

ketegasan?

hmm.. ini postingan pertama saya. jadi, wajar lah kalau masih ada kejanggalan nya. dan... (gak ada lagi sih) (?) --". hmm.. udah deh.

saya jadi ingat, selama 3 hari ini saya dan teman-teman yang lain mengikuti sebuah pelatihan organisasi dan kepemimpinan. kami sangat menikmati setiap acara yang disampaikan. baik saat refleksi, bahkan saat dimarahi oleh tim evaluator. tapi, saya jadi berfikir..


pertanyaan pertama: apakah membuat tim yang baik itu harus dengan ketegasan?
pertanyaan kedua: apakah tegas adalah cara terbaik untuk membina seorang yang manja?
ya, saya jadi bingung.

setelah beberapa lama saya berfikir, di angkot, di ojeg, di sekolah, di tempat pelatihan, saya mendapat jawabannya, walaupun kurang memuaskan karena saya belum tahu pendapat orang lain tetang itu.


menurutku, tegas adalah sifat yang baik. namun belum tentu positive. membuat tim yang baik memang sewajarnya dilakukan dengan ketegasan dan kemandirian. bagaimana jadinya bila tim yang berkualitas A malah mendapat pelatihan Z? pasti gagal total kan? saya pernah mendengar sebuah kutipan; 'pedang terbaik itu adalah pedang yang dibuat dengan ampelas yang kasar, bukan lembut!' jadi, menurut saya jawaban yang pertama adalah kemungkinan besar begitu. :)

lanjut ke pertanyaan ke dua. apakah tegas adalah cara terbaik untuk membina seorang yang manja? menurut kalian bagaimana? kalau menurutku seorang anak manja itu bila dibiarkan di tempat nyaman malah membuat anak itu menjadi manja. namun, bila di tempatkan di tempat yang keras kemungkinan besar dia akan berubah. wajar saja bila anak itu berusia 5 tahun. tapi? bila anak itu berusia 15 tahun? sudah tak pantas lagi bermanja-manja ria. itu sih menurutku.

namun, apakah masih ada lagi cara terbaik untuk membina anak yang manja? _entah lah_

kita bahas di edisi berikutnya! :)

#FLS_MP